Investasi Emas Buat Serok Cuan Kala Ramadhan

JAMBITERKINI.COM-Emas bisa menjadi pilihan yang tepat bagi yang ingin mencoba investasi di bulan Ramadan. Dengan kelebihananya sebagai aset lindung nilai, emas tentu sangat cocok untuk investor pemula.
Menurut Co-Founder & CMO IndoGold Indra Sjuriah bulan Ramadhan sebenarnya merupakan momen yang tepat bagi kita untuk berhemat, apalagi di tengah pandemi. Nah menabung emas bisa menjadi pilihan yang tepat.

“Setidaknya terdapat tiga sumber dana yang dapat dimanfaatkan untuk menambah dana pada pos investasi, yakni pengeluaran sehari-hari, THR dan usaha musiman. Dengan tren investasi emas yang masih menjanjikan ke depannya, maka dapat memanfaatkan momen bulan Ramadan untuk menambah tabungan emas,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/3/2021).

1. Pengeluaran sehari-hari

Ketika berpuasa, kuantitas makan berkurang karena hanya dilakukan ketika sahur dan berbuka. Pengeluaran kecil seperti cemilan dan jajan kopi sebulan penuh juga berkurang.

Apalagi selama pandemi ini, ajang bertemu langsung untuk buka puasa bersama teman dan kerabat digantikan dengan temu virtual. Maka, hal ini bisa dimanfaatkan untuk menambah tabungan emas.

Anda bisa mencatat perubahan kebiasaan apa saja yang akan terjadi sehingga dapat melakukan pengurangan dari pengeluaran sehari-hari selama bulan puasa. Misal nya, Anda dapat melakukan penghematan sebesar Rp 50 ribu setiap hari nya, maka mendapatkan dana tambahan untuk menabung emas sebesar Rp 1,5 juta.

2. Tunjangan Hari Raya (THR)

Alokasi dana THR tentu nya diprioritaskan untuk zakat dan sedekah. Kemudian, dipergunakan untuk kebutuhan lebaran, seperti makanan di hari raya lebaran, pemberian THR untuk keluarga dan lain sebagainya. Lalu, Anda dapat menyisihkan sebagian kecil dari THR yang telah diterima untuk menambah tabungan emas, misal nya sebesar Rp 1 juta.

3. Usaha musiman dengan skala kecil

Anda bisa menggunakan momen bulan puasa untuk berdagang makanan dan minuman yang paling banyak dicari, kue kering atau menjadi reseller suplemen kesehatan. Meskipun dilakukan dengan skala kecil, dapat mempersiapkan usaha Anda sebelum Ramadan tiba. Di tengah pandemi, akan lebih baik untuk mempromosikan barang dagangan Anda secara online karena menjangkau lebih banyak orang.

Dari hasil keuntungan bersih dagang Anda, misal nya didapatkan sekitar Rp 1 juta.

Maka, apabila dijumlahkan dari ketiga sumber dana tersebut, Anda dapat menambah dana untuk menabung emas sebesar Rp 3,5 juta atau apabila dikonversikan dalam harga emas saat ini adalah lebih dari 3 gram emas.

Layaknya instrumen investasi lainnya, emas juga memberikan keuntungan dari pergerakan harganya. Selain memberikan keuntungan, emas juga memiliki kelebihan sebagai instrumen safe haven dan memiliki sifat lindung nilai.

Emas memang tidak memberikan keuntungan dari segi cash flow, tapi cuan yang diberikan berupa capital gain.

Pergerakan harga emas sendiri ditentukan berbagai hal. Seperti saham, pergerakan harga emas juga dipengaruhi berbagai hal yang menjadi sentimen.

Pada umumnya ketika instrumen investasi lain seperti saham, obligasi dan mata uang bergejolak biasanya harga emas akan naik. Sebab para investor memilih untuk mengamankan nilai asetnya.

Misalnya pada tahun lalu ketika dunia keuangan terguncang akibat pandemi COVID-19, harga emas terus merangkak naik. Bahkan harga emas Antam sempat menyentuh level Rp 1.065.000 per gram.

Simulasi Keuntungan Investasi Emas

Harga emas Antam pada awal 2020 berada di level Rp 762.000 per gram. Jika saja saat itu kita memiliki modal Rp 10.000.000 maka emas yang kita dapat sekitar 13,12 gram lebih.

Nah harga emas Antam pada 27 Maret 2021 kemarin berada di level Rp 922.000 per gram. Artinya capital gain yang didapat sudah 20,99%. Jika dihitung dari modal awal Rp 10.000.000 maka capital gain yang didapat sekitar Rp 2.990.000.

Namun dalam investasi emas ada biaya spread, artinya ada perbedaan nilai dari harga kita beli emas dengan harga saat kita jual. Ketika membeli emas di Antam maka yang digunakan adalah harga jual, sementara ketika menjual emas harga patokan yang digunakan adalah harga buyback.

Pada 27 Maret 2021 harga buyback di level Rp 804.000. Jika menjual di level itu maka emas dicairkan setara Rp 10.548.480.

Memang spread ini terlihat cukup lebar. Oleh karena itu investasi emas disarankan dilakukan dalam jangka panjang. Bisa diartikan sebagai aset lindung nilai, atau berinvestasi dengan konsep menabung. (detik.com)

x

Check Also

Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 4,4%, Kalah dari China dan Vietnam

JAMBITERKINI.COM-Bank Dunia (World Bank/WB) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,4% di sepanjang tahun ...