Sejumlah pengendara melintas di jalan yang diselimuti asap dari kebakaran hutan di Kota Dumai, Dumai, Riau, Rabu (28/8/2019). Kota Dumai terpapar kabut asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan di daerah perbatasan Dumai dengan Bengkalis. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/wsj.

Kabut Asap di Jambi Menyebabkan Piala Soeratin Hari Ini Dihentikan

JAMBI – Kualitas udara di Tanjung Jabung Timur, Jambi, terus memburuk. Akibatnya Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tanjung Jabung Timur menghentikan Piala Soeratin U-13 dan U-15 tahun 2019, yang harusnya dilaksanakan hari ini, demi menjaga kesehatan para pemain muda sepak bola di daerah itu.

“Kompetisi sepak bola Piala Soeratin tidak mungkin dilanjutkan di tengah asap tebal dan udara tidak yang sehat. Karena itu kami menghentikan kompetisi sementara. Kompetisi kemungkinan digulirkan kembali Minggu (8/9/2019) pagi jika kualitas udara membaik,” kata Ketua Komite Kompetisi Askab PSSI Tanjungjabung Timur.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi tidak hanya terjadi di lahan gambut milik petani. Karhutla sudah meluas ke taman nasional. Salah satu kawasan taman nasional yang hingga Sabtu (7/9/2019) masih terbakar, yakni Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

“Luas kawasan hutan TNBD yang terbakar sudah mencapai 15 hektare. Pemadaman hutan di TNBD tersebut sulit dilakukan karena jauh di tengah hutan dan sulit dijangkau,” kata Kepala TNBD Jambi, Haidir, Sabtu (7/9/2019).

Menurut Haidir, kebakaran hutan TNBD di Sarolangun dipicu pembakaran lahan yang dilakukan oknum petani di daerah itu, Kamis (5/9). Luas lahan petani yang terbakar mencapai lima hektare. Kebakaran lahan masyarakat tersebut pun cepat merembet ke kawasan hutan TNBD.

Asap Menyebar
Karhutla yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak hanya membuat asap tebal menyelimuti daerah itu, tetapi juga menyebarkan asap tebal ke daerah tetangga, yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi dan beberapa kabupaten lainnya.

Asap yang menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, semakin tebal dan membuat kualitas udara Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat memburuk.

Berdasarkan pantauan Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, Jumat – Sabtu (6-7/9/2019), Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Kuala Tungkal sudah mencapai 129 partikel per million (ppm). Tingginya ISPU tersebut menunjukkan kualitas udara di daerah itu masuk kategori tidak sehat.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jambi Liburkan Sekolah, Kualitas Udara Sudah Berbahaya oleh Kabut Asap

JAMBI – Pemerintah Kota Jambi meliburkan anak sekolah hari ini, Senin (9/9/2019), karena berdasarkan data ...